Di Giannantonio Bantah Promosinya ke MotoGP Terlalu Dini
Diggia menambahkan, “Nervous ini disebabkan oleh emosi yang luar biasa yang biasa terbawa saat pertama resmi terjun ke MotoGP. Seperti pembalap lain, ini juga emosional bagi saya. Kami memulai dengan motor mini, kami tumbuh dengan mimpi sedekat mungkin dengan MotoGP dan mungkin membalap di sana suatu hari. Bahwa saya dan Enea (Bastianini) mewujudkan mimpi itu seperti 22 pembalap lainnya di grid adalah hal yang luar biasa.”
“Saya nervous ketika membayangkan berada di grid tetapi tidak secara negatif. Sangat menyenangkan bahwa saya akan bersaing dengan pembalap terbaik di dunia dan mencoba menjadi salah satu dari mereka. Ada lebih banyak emosi yang terlibat ketimbang rasa ketakutanku,” tegas Di Giannantonio, salah satu dari 5 rookie dari 24 pembalap di grid MotoGP untuk 2022.
Meskipun hanya sekali menang di Jerez (satu-satunya kemenangannya di Moto2) dan 4 kali naik podium, Di Giannantonio berada di peringkat 7 secara keseluruhan di Kejuaraan Dunia Moto2 2021. Dia akan bersaing ketat melawan rookie lain seperti juara dunia Moto2 Remy Gardner atau runner-up Moto2 Raul Fernandez. Diggia berhasil menjadi runner-up di Kejuaraan Dunia Moto3 2018, tapi selama 3 tahun di Moto2 dia menempati peringkat 9, 15 dan 7 di Kejuaraan Dunia.
Meski demikian, Diggia tak terima jika promosinya ke kelas utama bersama skuat baru Gresini-Ducati datang terlalu dini. “Kurasa aku mengambil langkah yang benar. Pada akhirnya, yang penting adalah terjun ke MotoGP dengan cara tertentu dan saya melakukannya di atas Ducati yang bisa kita lakukan dengan sangat baik. Saya sudah menguji motornya di Jerez, dan saya pikir jika saya belajar dengan cepat saya bisa balapan dengan sangat baik di tahun pertama,” tegasnya. Di Giannantonio juga yakin dengan Desmosedici GP21-nya.
“Ada pembalap yang mengambil jalur yang lebih pendek dan ada juga yang menempuh jalur yang lebih panjang. Setiap orang memiliki cerita mereka sendiri, dan itu cerita saya. Saya pikir saya mengambil tikungan yang tepat. Dan sekarang kami berada di sini berkat keluarga Gresini dan Ducati, yang telah memberi saya kesempatan ini dan saya akan mencoba untuk melakukan yang terbaik,” pungkas rookie berusia 23 tahun itu.
Komentar