Gigi Dall’Igna: Tak Ada ‘Anak Emas’ di Ducati
Gigi Dall’Igna selaku General Manager Ducati Corse, tidak mau jumawa dengan menyebut Bagnaia sebagai pembalap nomor 1 di tim. “Saya rasa tidak masuk akal, di awal tahun untuk memberikan satu keuntungan yang diberikan kepada satu pembalap. Karena penting bagi mereka untuk memulai pada level yang sama persis. Kemudian kita akan melihat apa yang terjadi. Terkadang sebuah musim terbentang secara berbeda karena berbagai alasan. Tim seperti Ducati tidak dapat membedakan antara pembalap di awal dan bahkan selama musim ini, saya harus mendukung semua pembalap yang mengendarai Ducati jika memungkinkan,” tegas bos asal Italia itu.
Sambil tersenyum, Dall’Igna mengakui, “Saya ingin ‘membekukan’ Pecco pada akhir tahun lalu sehingga saya dapat ‘mencairkan’nya lagi untuk memulai Kejuaraan Dunia. Penampilannya benar-benar luar biasa di bagian akhir musim. Saya percaya bahwa mencoba untuk mempertahankan hal-hal selalu merupakan kesalahan.”
“Karena semua lawan kita pasti membuat langkah maju, beberapa pasti lebih dari yang lain. Tapi hanya berdiri diam bukan cara terbaik untuk mencapai tujuan kita. Kita selalu mencoba melakukan yang terbaik dan mendorong semua orang yang terlibat dalam proyek untuk melakukan yang terbaik secara bergantian untuk mencapai tujuan yang tentu saja sulit. Dan kita tidak pernah mencapai tujuan yang sulit dengan hanya diam berdiri.”
Mengenai musim MotoGP 2022 yang dimulai pada 6 Maret, CEO Ducati Claudio Domenicali menjelaskan, “Ekspektasi tentu tinggi karena 2021 berakhir dengan balapan yang luar biasa. Untuk pertama kalinya dengan tiga Ducati di podium setelah kami memulai dengan tiga Ducati dari barisan depan.”
“Kami berhasil memenangkan gelar konstruktor dua kali berturut-turut, jadi kami pasti akan memulai dengan momentum. Saya berharap kami akan bersenang-senang seperti tahun lalu. 2021 adalah musim dengan banyak emosi positif. Jika kami bekerja dengan baik, kami akan bahagia di akhir tahun seperti juga para penggemar yang merayakan bersama kami dan menderita bersama kami. Saya berharap 2022 menjadi tahun yang penuh gairah.”
Jack Miller merasa lebih siap dari sebelumnya, dia berujar, “Satu tahun pengalaman di MotoGP tentu membuat saya lebih kuat. Saya juga merasa meningkat secara fisik dan mental dibandingkan dengan 2021.”
Sementara itu Pecco Bagnaia mengatakan, “Seperti biasa, tujuannya adalah untuk terus berkembang dan kompetitif di setiap balapan. Kami akan mencoba membawa gelar Pembalap ke Borgo Panigale, di samping gelar Tim dan Konstruktor.”
Komentar