Tenang Pangkal Menang, Tegang Pangkal Kecundang: Bezzecchi Mulai Humoris Seperti Rossi
Rookie berusia 23 tahun itu sekali lagi fokus pada posisi duduknya (ergonomi) di Desmosedici. “Itu sangat penting di Ducati. Saya mendengar dari Luca (Marini), bahwa tahun lalu dia punya banyak masalah dengan itu. Jadi saya sangat ingin memastikan. Dan di Ducati mereka juga ingin saya mencoba sesuatu yang lain, agar saya bisa nyaman di atas motor. Pertama kita harus melihat bagaimana keadaan berlanjut pada hari Selasa dan menganalisis data terlebih dahulu. Pada dasarnya, ini hanya tentang membalap dan membangun kepercayaan diri,” lanjut rider asal Italia itu.
Bezzecchi mengikuti tes dengan insial huruf P besar untuk ‘Principiante’ (artinya pemula) di helmnya. Seperti di Italia, pengemudi yang masih belajar harus meletakkan tulisan P di jendela belakang mobil, sampai mereka lulus ujian praktik dan berhak memperoleh SIM mereka.
Pembalap berjuluk Bez itu juga menamai motornya tahun ini. Tahun lalu, dia menamai Moto2-Kalex-nya dengan ‘Martina’. Sebelum melibas Sirkuit Internasional Sepang, Marco menempelkan stiker bertulis ‘MariAnna’ di GP21-nya. Sambil tertawa dia menjelaskan, “Ini adalah nama Italia yang terdiri dari dua nama karena sekarang saya memiliki dua motor di pit. Tapi saya tidak ingin memberi mereka dua nama yang berbeda, selain itu memberi kesan bahwa kita punya dua pacar. Itu akan sedikit aneh.”
Komentar